I’m IPS ? Why ? Problem ?

 

Gambar

Hai !! Admin Balik lagi ! kali ini mau sedikit ngeluarin unek unek, tapi semoga bisa menjadi motivasi🙂🙂

Saya sekarang duduk di kelas 10 SMA dan kurang dari 4 bulan lagi penjurusan. nah, insyaallah saya milih IPS. Banyak yang komen sama pilihan saya ini, tapi mereka gak tau apa apa. dan disini saya mau menguak kalau jurusan IPS itu gak senegatif yang selama ini di pandang orang.

 

Jurusan IPS ? denger nama ini pasti orang orang lebih banyak punya pandangan negatif sama jurusan ini. katanya jurusan ips itu isinya murid murid yang bodohlah, yang buangan dari kelas ipa lah, dan katanya ips itu susah lanjutin ke perguruan tinggi karena jurusan untuk anak ips itu terbatas. suka bete nih kalo ada yang ngomong begini. saya tegaskan sekali lagi kalau jurusan IPA dan IPS itu sama saja !. dan kali ini saya mau ngulas tentang nilai nilai lebih jurusan ips dan bikin kalian kalian yang mau jurusan ips gak pake gengsi lagi.

 

 

Penjurusan itu udah ada pas Indonesia masih jaman belanda, cuma pas jaman belanda penjurusan itu di mulai pas SMP. Pilihan jurusannya pun tetep sama sampe sekarang. Science, Social dan Ilmu Budaya / Bahasa.  Jurusan ini di buat untuk mengapresiasikan minat dan bakat murid murid, dan dulu ketiga jurusan ini sama saja, gak ada yang lebih bagus atau lebih jelek. Tapi seiring perkembangan jaman, penjurusan ini mulai beraroma deskriminasi ! Bagaimana tidak ? Jurusan IPA itu sangat di agung agungkan karena ‘katanya’ berisi murid murid yang punya otak encer. Dan 2 jurusan lain yaitu IPS dan Bahasa di anggap berisi anak anak yang bodoh dan yang gak bisa masuk IPA. Bahkan jurusan bahasa itu sudah mulai punah sekarang karena sepi peminat. Mungkin itu memang gak 100% salah, ada benarnya juga, karena itulah yang terjadi sekarang. Banyak anak yang ingin masuk IPS, namun karena gengsi akhirnya dia masuk ipa, dan dia gagal di IPA.

 

Jurusan IPS yang memang seperti yang di katakan banyak orang. tapi gak seluruhnya begitu. Banyak ko orang sukses yang dari jurusan IPS, bahkan peluang anak ips sukses itu lebih besar, karena mereka menguasai ilmu Ekonomi. seperti yang diketahui ekonomi itu kaya rajanya kehidupan. Gak sedikit loh anak IPS yang jadi direktur atau CEO perusahaan.

 

Alesan saya mau masuk IPS bukan karena saya gak mau susah mikir kalau di IPA atau saya bodoh di pelajaran yang termasuk IPA. tidak, bukan begitu, saya menyukai semua pelajaran, walaupun saya akan masuk IPA tapi saya berusaha untuk menguasai semua pelajaran. hanya saja, nyawa saya sudah berada di IPS, dan saya yakin , saya akan lebih sukses di IPS, pelajaran yang saya sukai. Bukan IPA, saya tidak membenci IPA, hanya saja saya tipe orang yang mencintai kebebasan dan saya gak suka hidup saya penuh dengan ‘perhitungan’. saya socialist sejati, saya lebih suka mempelajari kebudayaan suatu negara di banding bergulat dengan angka angka, saya lebih meneliti sikap orang orang daripada meneliti tentang makhluk hidup, dan saya lebih suka melihat berita tentang perekonomian di televisi dari pada melihat senyawa senyawa molekul. mungkin benar bila saya mengalami kesulitan di pelajaran IPA, itu saya adalah anak ‘lingkungan’ , saya akan cepat mengerti bila ilmu itu ada aplikasinya pada lingkungan. sedangkan fisika dan kimia itu sulit sekali melihat terapannya di lingkungan. tak seperti IPS yang aplikasinya ada dimana mana. Tapi yang membuat saya terkejut adalah hasil tes IQ saya kemarin yang menyarankan  saya masuk ipa, saya sempat berpikir ‘darimana ipanya ?, kimia gue aja ga tuntas di rapot’ . saya meragukan hasil tes itu, walaupun hasil tes itu menunjukan skill dasar saya IPA, tapi saya tetap memilih IPS !

 

Memilih jurusan itu kaya milih pasangan hiduplah. contohlah kita disuruh milih Zayn Malik atau Jay Z, mungkin nama beda tipis, tapi secara fisik beda jauhkan. kalau kita emang udah terlanjur cinta sama ‘Jay Z’ dan kita yakin bakal hidup bahagia sama dia kenapa ngga ? walaupun ‘Zayn Malik’ itu ganteng banget, tapi kalo kita gak yakin bahagia sama dia mending gausah kan ? sesuatu yang dipaksakan bukannya tak baik ? . jurusan itu milih berdasarkan kemampuan dan minat, bukan karena ‘gw gak suka hapalan ! gw gak mau masuk IPS gw mending IPA’ atau ‘gw gasuka hitunganan gw masuk masuk IPS aja’. Kita gak boleh kaya gitu, kita harus mencintai semua ilmu , bukan karena misalnya kita mau masuk ipa, kita ogah ogahan ama pelajaran IPS. itu  ngga bener! baiknya kita harus mempelajari semua ilmu itu dengan baik, karena semua ilmu yang kita pelajari gak ada yang akan jadi sia sia, pasti suatu saat nanti semua itu akan terpakai di apapun pekerjaan kalian walaupun itu cuma 1% sekalipun. inget ya! semua ilmu itu akan terpakai di masa depan gak ada yang percuma. 

 

 

Cita cita saya adalah jadi diplomat dan kuliah di jurusan Hubungan Internasional. Dan jurusan IPS itu mendukung buat masuk situ.  mungkin bisa aja saya masuk IPA tapi saya ngambil kuliah jurusan H.I tersebut. tapi itu bagaikan ke kutub utara bawa bekel ice cream. saya gak akan punya bekel apa apa di H.I , saya harus mulai dari 0 lagi. Dan bisa saja saya jadi ketinggalan pelajaran dan jadi sarjana tua.

 

kalau kalian tanya pernahkah saya ingin masuk kelas IPA, jawabannya tentu pernah. siapa sih yang gak mau masuk kelas IPA. Saya dulu pengen masuk IPA karena gengsi, kakak kakak saya adalah anak IPA, masa saya IPS? , dan  saya pernah bercita cita jadi insinyur perminyakan. cita cita itulah yang bikin saya semangat masuk IPA. tapi pas guru les saya bilang teknik perminyakan itu 50% kimia, dan kalau masuk situ mata harus normal! JEGEERR! saya di situ kaya kehilangan harapan banget, karena mata saya minus -_- . Memanglah jodoh saya di  IPS. karena jujur pilihan jurusan kuliah saya itu cuma 1 jurusan yang mengharuskan saya masuk ipa, yaitu tadi teknik perminyakan, yang lain adalah jurusan sosial . Tapi setelah harapan itu hilang, saya udah memantapkan diri masuk IPS. Gak peduli kata orang orang. karena di dunia ini ada 2 jenis manusia. yang pertama adalah manusia yang bekerja untuk mimpinya, dan yang kedua manusia yang berhenti bekerja untuk mimpinya, dan bekerja untuk mimpi orang lain. sekalipun itu mimpi orang tua saya sendiri yang sangat menginginkan saya masuk IPA.Tapi apa mau dikata, saya suka IPS dan saya yakin saya akan sukses di bidang yang saya sukai yaitu sosial. kenapa ngga ? inikan salah satu usaha untuk mewujudkan mimpi saya. kalian tentu gak mau kan jadi manusia jenis kedua tadi ?

 

Ini tentang peluang anak IPS di perguruan tinggi. saya sedikit sebel memang dengan anak IPA yang bebas memilih jurusan apa saja di perguruan tinggi nanti. tapi bukan berarti IPS tuh jurusannya sedikit. kalo kalian teliti lebih dalam , ada banyak jurusan IPS. Tapi memang ya yang paling diminati itu ekonomi. Bukti IPS itu lebih baik dari IPA, juga banyak terlihat saat perguruan tinggi. banyak anak IPA yang malah memilih jurusan berbau IPS! karena tuntutan dunia itu di pegang 65% sama sosial.

sebagai contoh, bila kalian masuk IPS, sedangkan temen temen kalian banyak masuk IPA dan rada ngejek kalian gitu. tapi kalian diem aja dan buktiin sama mereka kalo IPS itu gak seburuk yang mereka bayangkan. Bisa aja setelah lulus kalian kuliah di fakultas ekonomi, lulus dengan nilai terbaik dan berhasil jadi direktur perusahaan yang menaungi rumah sakit, atau pabrik mobil atau sekolah. dan ternyata teman kalian yang dulu sempet ngejek kalian karena masuk IPS, ada yang jadi dokter di rumah sakit perusahaan kalian , atau jadi mekanik di perusahaan mobil punya kalian, atau jadi guru di sekolah yayasan milik kalian. itu berarti mereka ada di bawah kalian. semua bisa saja terjadi !!! karena seperti yang saya bilang tadi,  anak IPS punya peluang lebih sukses, karena punya skill ekonomi yang leib unggul. dasar kehidupan manusia itu ekonomi bukan ?

 

Dan terakhir, saya pernah di ceritai temen saya, temen saya ini dari temen bapaknya. Bahwa di dunia ini ada 3 jenis tingkat kepintaran manusia, yaitu pintar, sedang dan bodoh. yang memiliki otak cerdas biasanya ia akan banyak di cari orang orang,dan tanpa melamarpun mereka akan diterima dimana mana. dan palingan jadi dosen, guru atau dokterlah. yang kedua itu yang sedang, mereka yang berotak sedang sedang saja lenyadari kemampuan mereka yang biasa biasa saja, dan biasanya mereka ini punya mental dan kerja keras yang luar biasa, dan mereka yang ini paling banyak jadi direktur atau CEO, karena hasil kerja keras mereka. dan yang terakhir yang berotak dibawah standar, mungkin kita sering meremehkan mereka. tapi kalian harus tau, mereka yang ini terlahir dengan otak kreatif, dan cenderung menjadi pengusaha. tau kan pengusaha ? seorang pengusaha adalah pekerjaan dengan jabatan paling tinggi dari jabatan manapun. percaya kan ? . saya bukan menyuruh kaliah jadi bodoh supaya nanti kreatif bisa jadi pengusaha kaya, bukan!. saya hanya menegaskan bahwa kesuksesan itu gak selamanya di raih denga otak cerdas. tapi kerja keras dan mental yang siap meneriman kegagalan kapan saja. kalo pinter tapi mental tempe sama aja bohongkan ? .

 

nah itu mungkin segit dulu pembahasan dari admin mengenai JURUSAN IPA. semoga bermanfaat bagi kalian yang mau masuk IPS! jangan sungkan ! apalagi gengsi ! yakin aja kalo kalian bakan sukses dengan apa aja yang kalian tekuni dengan sungguh sungguh ^_^

HWAITING !!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s